Selasa, 17 Januari 2012

SURGA DUNIA DI KARIMUN JAWA


Mendengar kata pantai dan laut, pasti  yang terlintas di pikiran anda adalah Bali, tetapi tanpa kita sadari masih banyak pantai dan laut di Indonesia yang belum tersentuh oleh tangan-tangan usil manusia, dan masih terjaga kelestariannya.
Karimun Jawa, dengan keindahan pemandangan yang luar biasa, serta laut dan pantainya yang mengundang decak kagum, menyuguhkan wisata-wisata alam seru yang tidak kalah dari pulau dewata.
Karimun Jawa merupakan kawasan pantai yang terdiri dari 27 pulau kecil di selatan Pulau Jawa. Keindahan  Karimun Jawa membuat kawasan ini dijadikan cagar alam atau taman nasional yang dilindungi oleh pemerintah.
Banyak orang yang ingin menghilangkan kepenatan kehidupan kota dengan mengunjungi pantai-pantai yang indah, Karimun Jawa tentu saja bisa menjadi salah satu pilihan yang sangat pas. Wisata-wisata yang ditawarkan memiliki perbedaan yang khusus dari wisata pantai lainnya.

SUNSET DAN WISATA LAUT
Karimun Jawa memang cocok sebagai tempat untuk melepas stres, apalagi bagi Anda petualang sejati, karena di tempat ini banyak sekali wisata laut yang sangat menarik untuk dicoba. Bagi Anda penggemar diving dan mempunyai jiwa avonturir, disarankan untuk mencoba wisata selam yang satu ini. Berbagai ketegangan akan Anda temukan dalam sekejap. Ketika Anda mulai menyelam Anda bahkan akan disambut oleh bangkai kapal yang telah lama karam di bawah permukaan laut. Suasananya terasa sangat sunyi dan misterius, pilar-pilar besi kapal terlihat berkarat seiring berjalannya waktu, lalu banyak juga  terumbu karang (soft coral) berwarna-warni yang sangat indah berjuang untuk hidup dan tumbuh terus.
Bangkai kapal ini terlihat terbelah dua, layaknya bangkai kapal dalam film Titanic  yang kemegahannya terkenal di seluruh penjuru dunia. Panjang kapal itu hampir menyamai kapal-kapal fery yang ada di Indonesia. Saat melakukan diving dan melihat bangkai kapal di bawah permukaan laut,
Yang lebih menarik lagi, selain ber-diving ria dan menaklukkan berbagai tantangan, Anda juga bisa mendapatkan pengetahuan sejarah tentang Indonesia. Konon sebuah kapal pengangkut batu bara milik armada Belanda karam di perairan tersebut sekitar 60 tahun silam. Cerita yang beredar menyebutkan kapal tersebut karam karena sang nahkoda menyangka Kepulauan Karimun Jawa adalah pesisir pantai Semarang, Jawa Tengah. Dasar pantai-pantai di Karimun Jawa yang relatif rendah membuat kapal tersebut kandas dan akhirnya karam.
Wreck dive  ini terdapat di Pulau Kemojan, salah satu dari 27 pulau yang terdapat di Karimun Jawa. Jangan lewatkan tantangan yang satu ini. 

PENANGKARAN HIU
Setelah melewati ketegangan wreck dive di Pulau Kemojan, melanjutkan wisata petualangan dengan berlayar ke Pulau Menjangan yang menyuguhkan ketegangan lain akan menjadi pengalaman yang tak kalah serunya. Ingin tahu rasanya berhadapan langsung dengan ikan hiu? Hewan laut yang satu ini memang menyeramkan tapi kesempatan langka ini pantang dilewatkan.
Pulau Menjangan mempunyai sebuah  penangkaran ikan hiu. Rasanya sangat menarik melihat ikan hiu yang terkenal sangat ganas tersebut berada di depan mata kita. Bahkan tidak hanya melihat, bagi Anda yang punya keberanian,  cobalah memacu adrenalin dengan berenang bersama ikan bergigi tajam tersebut. Tetapi jangan khawatir, ada pemandu yang akan menemani Anda. Untuk beberapa saat Anda bisa menjadi sahabat ikan hiu. Sangat menarik bukan bercengkrama dengan ikan-ikan predator tersebut. 

SUMBER REFERENSI :

PANTAI TANJUNG TINGGI BELITONG


Ingin berkunjung ke salah satu pantai tercantik di Asia Tenggara dengan biaya yang murah dan waktu yang singkat?  Anda tidak perlu jauh-jauh untuk pergi ke Pantai Pattaya Thailand atau ke Pantai Sanur di Bali.  Cukup membutuhkan waktu 45 menit dari Jakarta, silakan pergi ke Pantai Tanjung Tinggi, dijamin kita pasti puas untuk menikmati liburan ataupun weekend bersama keluarga.Pantai Tanjung Tinggi atau dikenal juga dengan sebutan Pantai Bilik ini, terletak di Dusun Tanjung Tinggi Desa Keciput Kecamatan Sijuk Kabupaten Belitung.  Sebuah kabupaten yang berada di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung atau saat ini makin terkenal sebagai Negeri Laskar Pelangi yang letaknya sangat strategis karena diapit oleh 3 pulau besar yakni Pulau Jawa, Sumatera dan Kalimantan.  Walaupun tergabung di dalam Provinsi Babel, Kabupaten Belitung tidak satu daratan dengan daerah Bangka, melainkan berada di kepulauan sendiri, bersama dengan Pemerintah Kabupaten Belitung Timur.
Belitung merupakan daerah Kepulauan yang di keliling laut lepas dan gugusan pulau kecil, terletak antara 107.08 BT sampai 107.58 BT, dan 02.03 LS sampai dengan 03.15 LS. walaupun Belitung berbentuk Kepulauan, namun Belitung memiliki 98 pulau besar dan kecil yang mengelilinginya.  Sedangkan batas-batas wilayah yang dimiliki Kabupaten Belitung berbatasan dengan Laut Natuna di sebelah utara, Kabupaten Belitung Timur di sebelah Timur, Laut Jawa di sebelah Selatan dan Selat Gaspar di sebelah barat.
Luas daratan Belitung tidaklah besar begitu juga dengan jumlah masyarakatnya yang terdiri dari beberapa ragam etnis. Dengan luas wilayah sebesar 2.293.69 KM dan jumlah masyarakatnya sebesar 145.432 jiwa. Kabupaten Belitung terbagi dalam 5 Kecamatan, yakni Kecamatan Tanjungpandan, Badau, Membalong, Selat Nasik dan Kecamatan Sijuk, Kecamatan yang memiliki beberapa kawasan wisata pantai yang sangat indah, salah satunya Pantai Tanjung Tinggi.

Panorama
Pantai Tanjung Tinggi memang memiliki panorama alam yang indah, jadi wajar saja dijadikan kawasan wisata andalan yang dimiliki Kabupaten Belitung.  Apalagi dalam setiap tahunnya sangat banyak sekali wisatawan yang datang ke Pantai Tanjung Tinggi, baik dari mancanegara maupun wisatawan nusantara.  Tercatat, lebih dari 20% peningkatan kunjungan wisatawan ke pantai ini dalam setiap tahunnya.  Tentu saja membuat pantai Tanjung Tinggi di jadikan obyek wisata andalan Pemerintah Kabupaten Belitung.

Panorama alam yang dimiliki Pantai Tanjung Tinggi memang sangat memikat dan eksotis.  Bagaimana tidak sejauh mata lepas memandang, yang akan dilihat hanyalah sebuah keindahan.  Perpaduan pasir putih halus yang berkilau diterpa sinar mentari dan bebatuan granit yang berdiri gagah dan megah, membuat Pantai Tanjung Tinggi memiliki karakter tersendiri pada wajah keindahan pantai di Indonesia .
Selain memiliki panorama alam yang indah, kawasan wisata Pantai Tanjung Tinggi juga biasa dijadikan sebagai kawasan pemancingan, olahraga diving, bermain jet ski dan olahraga laut lainnya. Bagi masyarakat yang memiliki hobi memancing kawasan pantai ini juga memiliki kekayaan laut yang sempurna, mulai dari berbagai jenis ikan laut baik untuk konsumsi lokal maupun konsumsi ke luar negeri.  Dan bagi yang hobi diving, panorama alam bawah laut seperti terumbu karang yang dimiliki sangatlah indah, tidak kalah dengan Bunaken.  Terumbu karang ini tidak pernah dijamah tangan-tangan jahil sehingga keindahannya tetaplah abadi.  Bahkan keindahan terumbu karang ini dapat di lihat secara kasat mata saat kita berada di atas kapal. Bagi yang memiliki hobi bermain jet ski, dengan waktu yang singkat kita dapat menyinggahi pulau-pulau dan tempat-tempat obyek wisata lainnya seperti Pantai Tanjung Kelayang, Pulau Burung dan Pulau Lengkuas dengan obyek wisata mercusuar peninggalan zaman kolonial Belanda.
Kawasan wisata Tanjung Tinggi memang memiliki panorama alam yang indah dan kekayaan laut yang sempurna, tidak di ragukan lagi.  Jika dijadikan sebagai salah satu pontensi kawasan wisata untuk menarik wisatawan dari luar negeri.  Apalagi jika digarap secara maksimal seperti pantai-pantai yang ada di Bali.  Jika kita pernah menonton film Laskar Pelangi, atau pernah melihat video klip Nidji, band papan atas Indonesia, kita tentu ingat ketika Ikal bersama teman-temannya berlari-larian di daerah bebatuan granit seusai pulang sekolah dan berdiri berjajar di atas sebuah batu granit raksasa.  Itu adalah kawasan wisata Pantai Tanjung Tinggi, yang dalam setiap tahunnya di gelar ritual Buang jong, ritual selamatan laut oleh nelayan yang biasa digelar di bulan September.  Buang Jong, salah satu acara adat Belitong yang biasanya dibarengi dengan pagelaran kesenian khas Belitong lainnya.

SUMBER REFERENSI :

PANTAI SENGGIGI LOMBOK




Jika Anda pernah membayangkan tubuh Anda terbaring di pinggir pantai indonesia, di atas pasir putih yang indah, ditaburi pemandangan alam yang serba eksotis, serta dihujani cahaya mentari yang menghangatkan tubuh, maka tak salah jika Anda menyempatkan diri berekreasi dan ber wisata Pantai ke Senggigi di Pulau Lombok, Nusa Tenggara Barat. Pantai yang terletak 12 kilometer di sebelah barat laut Kota Mataram ini memang merupakan obyek wisata yang terkenal dengan keindahan dan kealamian pantainya.
Masyarakat sering menyejajarkan keindahan pantai ini dengan pantai-pantai ternama di Pulau Bali, seperti Kuta, Legian, dan Sanur. Bahkan, keindahan Pantai Senggigi sering dilukiskan melebihi pantai-pantai tersebut, karena kondisinya yang jauh lebih nyaman dan tenang. Mungkin hal ini terkait dengan belum maraknya kedatangan turis mancanegara di pantai ini. 
Sebagai kawasan wisata pantai andalan Propinsi Nusa Tenggara Barat, Senggigi masih relatif alami dan terjaga kebersihannya. Pantainya yang masih asri, debur ombaknya yang tak terlalu besar, dan keindahan pemandangan bawah lautnya, semakin menegaskan bahwa pantai yang membentang sekitar 10 kilometer ini merupakan tempat idaman bagi para wisatawan domestik maupun mancanegara untuk melupakan sejenak rutinitas keseharian dan suasana hiruk-pikuk kota.
Pantai Senggigi kini mulai dilirik oleh para wisatawan, khususnya wisatawan mancanegara, karena daerahnya yang relatif perawan dan juga informasi yang telah meluas mengenai keberadaannya. Dengan bertambahnya minat dan antusiasme wisatawan ke Pantai Senggigi, pemerintah daerah setempat dan perusahaan sewasta makin giat membangun dan membenahi segala prasarana, agar para wisatawan makin tertarik untuk mengunjungi pantai ini.

KEISTIMEWAAN
Mengunjungi Senggigi di Pulau Lombok mungkin perlu dijadikan agenda wisata tersendiri bagi wisatawan yang menyukai keindahan dan kesejukan alam. Bayangkan saja, saat memasuki kawasan pantai, wisatawan dengan segera akan tersapu-lembut oleh semilir angin yang berhembus di sepanjang gugusan pantai di Lombok Barat, Propinsi Nusa Tenggara Barat ini.
Suasana segar, nyaman, dan indah seolah menyapa wisatawan di awal kunjungannya. Saat telah berada di pinggir pantai, mata para wisatawan akan disuguhi oleh eksotisme pantai berlatar pesona ombak yang saling berkejaran, pasir putih yang menghampar, dan ribuan binatang kecil yang menyebar di hamparan pasirnya, serta lanskap Gunung Agung di pulau seberangnya (Pulau Bali).
Senggigi memang menawarkan pesona pantai yang khas. Suasana alami yang belum banyak dijejali oleh turis asing, seolah menjadi penanda beda pantai ini dengan pantai-pantai di Bali. Ini tentu memberi nuansa tersendiri bagi para pengunjung. Tak aneh, pantai ini kini dijadikan tujuan alternatif baru para wisatawan yang merindukan suasana kesenyapan alami yang menentramkan.
Ada banyak aktivitas wisata yang dapat dilakukan pengunjung di pantai ini, seperti berenang, bermain air, menyelam, snorkeling, berjemur, dan bermain–main membuat istana pasir. Jika mentari sore telah mulai meredup, wisatawan dapat juga meluangkan waktunya untuk sekedar berjalan santai dengan bertelanjang kaki menelusuri pinggir pantai, duduk di hamparan pasir dengan mangamati biru-hijau air laut, atau bersantai di gerai hotel pinggir pantai sembari menunggu sunset tiba. Bagi pengunjung yang ingin berenang atau sekedar bermain air, disarankan untuk lebih berhati-hati, karena di pinggir pantai banyak terdapat karang-karang runcing yang cukup membahayakan kaki.

Pura Batu Bolong
Bagi wisatawan yang berkunjung ke Pantai Senggigi, sempatkanlah mengamati Pura Batu Bolong. Saat berjalan menyusuri pinggir Pantai Senggigi, kurang lebih sekitar setengah jam, wisatawan akan menemukan sebuah pura yang dibangun di atas karang yang terletak di pinggir pantai.
Pura inilah yang oleh masyarakat sekitar diberi nama Pura Batu Bolong. Menurut legenda setempat, dahulu kala di pura ini sering diadakan pengorbanan seorang perawan, sebagai sajian makanan untuk Ikan Hiu yang tinggal di pantai. Legenda lain mengatakan, pura ini juga merupakan tempat para wanita menerjunkan dirinya ke laut karena patah hati.

SUMBER REFERENSI :

WISATA PANTAI PANGANDARAN




Mencerap berbagai keindahan di wisata Pantai Pangandaran merupakan pengalaman luar biasa. Siapa pun yang menginjakkan kaki di pantai ini, akan terbuai oleh keindahannya. Terbius oleh panggilan pantai laut selatan. Berjarak kurang lebih 92 km arah selatan Kota Ciamis, Pantai Pangandaran adalah wisata andalan Provinsi Jawa Barat. Memiliki segudang keistimewaan dibanding pantai-pantai lain di Indonesia.

Apa saja kelebihannya itu? Berikut, bisa Anda simak.

Keindahan Panorama
Keindahan Pantai Pangandaran bukanlah bualan. Dengan letak pantai yang diapit dua bukit, membuat pantai ini memiliki ombak lembut dan angin sepoi-sepoi. Cocok bagi mereka yang senang berenang, memancing, berperahu pesiar, bersepeda keliling, parasailing, jet ski dan berbagai olahraga khas pantai lainnya. Berleha-leha di tepi pantai pun, bisa jadi pilihan menyenangkan.
Tak hanya itu, dengan posisinya yang menghadap selatan Pulau Jawa, membuat Anda dapat menikmati terbit (sunrise) dan tenggelam (sunset) matahari dari tempat yang sama. Suatu pemandangan langka, dan itu hanya ada di Pantai Pangandaran. Ada lagi? Tentu saja. Masih banyak keindahan alam lainnya. Pantai Pangandaran terkenal akan pasir putih dan landai. Air laut yang jenih dan keleluasaan untuk berenang karena jeda antar waktu pasang dan surut air laut, terhitung lama. 
Di waktu malam pun, Pantai Pangandaran tak kehilangan pesonanya. Dengan lampu penerangan di sepanjang pantai, menghadirkan kesan romantis tiada tara. Ditambah dengan jalan mulus beraspal di sekitar pantai, membuat Anda tak akan jemu mengitarinya. 

Pesona Taman Laut
Siapa bilang taman laut yang indah hanya ada di kawasan Indonesia Timur dan sekitarnya?
Pantai Pangadaran juga punya taman laut nan elok. Tak kalah dengan taman laut di Bunaken, Manado. Ikan-ikan cantik beragam rupa dan tumbuhan laut, termasuk juga terumbu karang yang indah. Aneka flora dan fauna yang ada, bagaikan di negeri antah berantah. Anda dapat menghabiskan waktu seharian untuk mengagumi semua keindahannya.
Ramai dengan Berbagai Event
Pantai Pangandaran termasuk tempat wisata yang ramai dengan berbagai event. Baik itu bersifat lokal seperti pertunjukan seni tradisional Jawa Barat, upacara hajat laut nelayan Pangandaran, atau yang bersifat nasional atau intenasional. Seperti festival layang-layang internasional, karnaval perahu hias, lomba memancing, wisata lintas alam dan off road, serta acara puncak pada pesta perayaan tahun baru.
Semua ini menambah daya pikat Pantai Pangandaran. Pantai yang senantiasa diramaikan oleh banyak kegiatan. 

Punya Nilai Historis
Menurut catatan sejarah, Pantai Pangandaran pernah dijadikan tempat pendaratan pasukan Jepang pada Perang Dunia II. Pihak Jepang saat itu bermaksud menyerang pasukan Belanda yang sedang menjajah Indonesia. Hingga kini pun, jejak sejarah itu masih terlihat. Dengan ditemukannya gua-gua Jepang yang berfungsi sebagai pertahanan dan markas mereka. 

Adanya Penjaga Pantai
Nah, ini yang membuat Pantai Pangandaran layak disejajarkan dengan pantai-pantai bertaraf internasional. Pantai Pangandaran memiliki satu tim penjaga pantai. Mengingat banyaknya wisatawan yang berkunjung ke sini, terutama pada akhir pekan, membuat peran para penjaga pantai menjadi amat vital.
Hadirnya penjaga pantai memberikan rasa aman bagi para pengunjung. Selain itu, jika Anda ingin bertanya-tanya mengenai Pantai Pangandaran, mereka akan sigap membantu.
Masih bingung ingin menghabiskan akhir pekan ke mana?
Tak usah ragu. Segera kemaskan peralatan camping Anda dan segera bergegas ke Pantai Pangandaran. Anda tak akan menyesal!

SUMBER REFERENSI :

RAJA AMPAT YANG MEMPESONA




Teriknya matahari dan cerahnya udara justru membuat gemas para tamu untuk kembali menyelam dan menyelam. Cahaya matahari kerap menembus celah-celah gelombang laut sampai ke karang. Keelokan pemandangan dan biota lautnya memang membuat kesan mendalam bagi para wisatawan. Bagi pencinta wisata pesisir dan bawah air yang fanatik, Raja Ampat sangat dikenal bahkan dinilai terbaik di dunia untuk kualitas terumbu karangnya.
Banyak fotografer bawah laut internasional mengabadikan pesona laut Raja Ampat. Bahkan ada yang datang berulang kali dan membuat buku khusus tentang keindahan terumbu karang dan biota laut kawasan ini. Pertengahan 2006 lalu, tim khusus dari majalah petualangan ilmiah terkemuka dunia, National Geographic, membuat liputan di Raja Ampat yang akan menjadi laporan utama pada 2007.
Sejumlah turis tampak asyik bersantap dan mengobrol santai sambil memandang lepas ke arah laut yang didominasi warna biru, hijau, dan putih. Warna-warna itu muncul karena pengaruh dari hamparan terumbu karang di dasar laut yang dangkal maupun dalam. Mereka sedang menikmati makan siang di Papua Diving Resort, perairan f Irian Jaya Barat.

SUNSET YANG EKSOTIS

Papua Diving, satu-satunya resor eksotis yang menawarkan wisata bawah laut di kawasan itu, didatangi turis-turis penggemar selam yang betah selama berhari-hari bahkan hingga sebulan penuh mengarungi lekuk-lekuk dasar laut. Mereka seakan tak ingin kembali ke negeri masing-masing karena sudah mendapatkan “pulau surga yang tak ada duanya di bumi ini”.
Pengelolanya tak gampang mempersiapkan tempat bagi wisatawan. Maximillian J Ammer, warga negara Belanda pemilik Papua Diving Resort yang juga pionir penggerak wisata laut kawasan ini, harus mati-matian menyiapkan berbagai fasilitas untuk menarik turis dari mancanegara. Sejak memulai usahanya delapan tahun lalu, banyak dana harus dikeluarkan. Namun, hasilnya juga memuaskan. Setiap tahun resor ini dikunjungi minimal 600 turis spesial yang menghabiskan waktu rata-rata dua pekan.
Penginapan sangat sederhana yang hanya berdinding serta beratap anyaman daun kelapa itu bertarif minimal 75 euro atau Rp 900.000 semalam. Jika ingin menyelam harus membayar 30 euro atau sekitar Rp 360.000 sekali menyelam pada satu lokasi tertentu. Kebanyakan wisatawan datang dari Eropa. Hanya beberapa wisatawan asal Indonesia yang menginap dan menyelam di sana.
“Turis menyelam hampir setiap hari karena lokasi penyelaman sangat luas dan beragam. Keindahan terumbu karangnya memang bervariasi sehingga banyak pilihan dan mengundang penasaran. Ada turis yang sudah berusia 80 tahun masih kuat menyelam,” tutur Max Ammer yang beristrikan perempuan Manado.
Tiga tahun lalu, Papua Diving membangun penginapan modern tak jauh dari lokasi pertama. Ternyata, penginapan yang dibangun dengan mengandalkan bahan bangunan lokal ini hampir selalu penuh dipesan. Padahal tarifnya mencapai 225 euro atau sekitar Rp 2,7 juta per malam. Di lokasi yang baru, dilengkapi peralatan modern, termasuk fasilitas telepon internasional dan internet.
Turis ke Raja Ampat hanya ingin ke Papua Diving di Pulau Mansuar karena fasilitas dan pelayannya sudah berstandar internasional, juga makanannya. Mereka mendarat di Bandara Domne Eduard Osok, Sorong, langsung menuju lokasi dengan kapal cepat berkapasitas sekitar 10 orang yang tarifnya Rp 3,2 juta sekali jalan. Perlu waktu sekitar 3-4 jam untuk mencapai Mansuar.
Seperti pulau lainnya, Mansuar tampak asri karena hutannya masih terjaga dan air lautnya pun bersih sehingga biota laut yang tidak jauh dari permukaan bisa terlihat jelas. Turis cukup berenang atau ber-snorkelling untuk melihat keindahan laut, sedangkan jika ingin mengamati langsung kecantikan biota laut di kedalaman, mereka harus menyelam.

SUMBER REFERENSI :

PANTAI KUTA BALI, OBJEK WISATA PILIHAN


Pantai Kuta adalah sebuah tempat pariwisata yang terletak di sebelah selatan Denpasar, ibu kota Bali, Indonesia. Kuta terletak di kabupaten Badung.
Daerah ini merupakan sebuah destinasi turis mancanegara yang sangat termasyhur. Di Kuta sendiri banyak terdapat pertokoan, restoran dan tempat permandian serta menjemur diri.Pantai Kuta sering pula disebut sebagai Sunset Beach atau pantai matahari terbenam sebagai lawan dari pantai sanur.
Sejarah ini bermula dari 300 tahun yang lalu telah dibangun sebuah konco di pinggir “Tukad Mati” dimana sungai tersebut, dahulu dapat dilayari. Perahu masuk ke pedalaman Kuta, sehingga Kuta merupakan sebuah pelabuhan dagang. Mads Longe seorang pedagang Denmark abad ke 19, mendirikan markas dagangnya di pinggir sungai tersebut.Selama tinggal di Bali dia sering menjadi perantara antara Raja-Raja Bali dan Belanda. Mads Longe meninggal secara misterius. Kuburan Mads Longe terletak di sebelah konco di pinggir sungai tersebut. Dahulu Kuta adalah sebuah desa nelayan yang sunyi, sekarang telah berubah menjadi kota kecil lengkap dengan kantor pos, kantor polisi, pasar, apotik, photo centre dan lain-lain. Sepanjang pantai pasir putih yang berbentuk bulan sabit tersebut terhampat banyak hotel mewah.
Sunset Di Pantai Kuta Bali
Lokasinya yang berada di 11 kilometer sebelah selatan Denpasar dan dapat dicapai dengan mudah menggunakan transportasi umum dari terminal bus Tegal dengan perjalanan kira-kira 15 menit. sehingga sangat mudah dijangkau.
Fasilitas di Sekitarnya Kuta adalah wilayah yang semarak di Bali, dan merupakan sorga dari wisatawan mancanegara. Kuta memenuhi hampir semua kebutuhan wisatawan seperti pantai pasir putih, tempat yang sangat sempurna untuk berselancar,ber-restourant, kafetaria, disco dan lain-lain yang membuat kehidupan malam sangat mengesankan. Di sepanjang jalan banyak terdapat kios-kios yang menjual beraneka barang keperluan wisatawan seperti : pakaian, pita kaset, tiket pesawat udara dan lain-lain dengan harga murah.

SUMBER REFERENSI :


PARANGTRITIS, PANTAI PALING TERKENAL DI YOGYAKARTA



Pantai Parangtritis adalah tempat wisata terbaik untuk menikmati sunset sambil having fun menaklukkan gundukan pasir dengan ATV (All-terrain Vechile) ataupun menyusuri pantai dengan bendi dalam senja yang romantis.
Pantai Parangtritis terletak 27 km selatan Kota Jogja dan mudah dicapai dengan transportasi umum yang beroperasi hingga pk 17.00 maupun kendaraan pribadi. Sore menjelang matahari terbenam adalah saat terbaik untuk mengunjungi pantai paling terkenal di Yogyakarta ini. Namun bila Anda tiba lebih cepat, tak ada salahnya untuk naik ke Tebing Gembirawati di belakang pantai ini. Dari sana kita bisa melihat seluruh area Pantai Parangtritis, laut selatan, hingga ke batas cakrawala.
Pssst, YogYES akan memberitahu sebuah rahasia. Belum banyak orang tahu bahwa di sebelah timur tebing ini tersembunyi sebuah reruntuhan candi. Berbeda dengan candi lainnya yang terletak di daerah pegunungan, Candi Gembirawati hanya beberapa ratus meter dari bibir Pantai Parangtritis. Untuk menuju candi ini, kita bisa melewati jalan menanjak dekat Hotel Queen of the South lalu masuk ke jalan setapak ke arah barat sekitar 100 meter. Sayup-sayup gemuruh ombak laut selatan yang ganas bisa terdengar dari candi ini.
Pantai Parangtritis sangat lekat dengan legenda Ratu Kidul. Banyak orang Jawa percaya bahwa Pantai Parangtritis adalah gerbang kerajaan gaib Ratu Kidul yang menguasai laut selatan. Hotel Queen of the South adalah sebuah resort mewah yang diberi nama sesuai legenda ini. Sayangnya resort ini sekarang sudah jarang buka padahal dulu memiliki pemandangan yang sanggup membuat kita menahan nafas.

Sunset yang Romantis di Parangtritis

Ketika matahari sudah condong ke barat dan cuaca cerah, tibalah saatnya untuk bersenang-senang. Meskipun pengunjung dilarang berenang, Pantai Parangtritis tidak kekurangan sarana untuk having fun. Di pinggir pantai ada persewaan ATV (All-terrain Vechile), tarifnya sekitar Rp. 50.000 - 100.000 per setengah jam. Masukkan persneling-nya lalu lepas kopling sambil menarik gas. Brrrrooom, motor segala medan beroda 4 ini akan melesat membawa Anda melintasi gundukan pasir pantai.
Baiklah, ATV mungkin hanya cocok untuk mereka yang berjiwa petualang. Pilihan lain adalah bendi. Menyusuri permukaan pasir yang mulus disapu ombak dengan kereta kuda beroda 2 ini tak kalah menyenangkan. Bendi akan membawa kita ke ujung timur Pantai Parangtritis tempat gugusan karang begitu indah sehingga sering dijadikan spot pemotretan foto pre-wedding. Senja yang remang-remang dan bayangan matahari berwarna keemasan di permukaan air semakin membangkitkan suasana romantis.
Pantai Parangtritis juga menawarkan kegembiraan bagi mereka yang berwisata bersama keluarga. Bermain layang-layang bersama si kecil juga tak kalah menyenangkan. Angin laut yang kencang sangat membantu membuat layang-layang terbang tinggi, bahkan bila Anda belum pernah bermain layang-layang sekalipun.
Masih enggan untuk pulang walau matahari sudah terbenam? Tak lama lagi beberapa penjual jagung bakar akan menggelar tikar di pinggir pantai, kita bisa nongkrong di sana hingga larut malam. Masih juga belum mau pulang? Jangan khawatir, di Pantai Parangtritis tersedia puluhan losmen dan penginapan dengan harga yang terjangkau.

SUMBER REFERENSI :